Kaligrafi

Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Jumat (14/02/2014) mengeluarkan keputusan tanggap darurat abu vulkanis letusan Gunung Kelud.

Keputusan gubernur ini dikeluarkan setelah adanya rapat koordinasi dari berbagai jajaran termasuk BPBD DIY terkait hujan abu letusan gunung Kelud yang melanda Yogyakarta.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Gatot Saptadi mengatakan, lewat Surat Keputusan Gubernur DIY Nomor 27/KEP/2014 ditetapkan status tanggap darurat akibat gangguan abu vulkanis dampak letusan Gunung Kelud.

Keputusan ini berdasarkan rapat koordinasi BPBD DIY bersama beberapa jajaran setelah melihat hujan abu yang melanda Yogyakarta.

"Ini tanggap darurat abu vulkanik gunung kelud yang hari ini melanda Yogyakarta. Status ini berlaku selama 7 hari, mulai hari ini," jelas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Gatot Saptadi, Jumat (14/2/2014) siang.

Gatot mengungkapkan, status tanggap darurat yang dikeluarkan oleh gubernur DIY bukan untuk menakut-nakuti masyarakat. Status ini agar semua jajaran di DIY segera menyikapi dan menangani hujan abu secara darurat.

"Bukan menakuti, tujuannya agar secara darurat (segera) semua jajaran menangani fenomena hujan abu akibat erupsi gunung Kelud," tegasnya.

Menurutnya, abu yang dikeluarkan oleh gunung Kelud hingga mengguyur DIY, berbeda dengan erupsi Merapi 2010 lalu. Abu vulkanis gunung Kelud lebih pekat, sehingga jika terhirup manusia akan menyebabkan infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), dan silikosis (penyakit akibat menghirup silika yang terkandung dalam abu vulkanik).

Selain itu, abu vulanis Kelud juga bepotensi menyebabkan kecelakaan karena menganggu jarak pandang. Kondisi tersebut harus segera ditangani secara darurat.

Dalam kondisi seperti saat ini, rumah sakit, kepolisian, BPBD setiap kabupaten, Relawan, PMI semua siaga dan siap membantu masyarakat. Termasuk membersihkan jalanan dari abu dan membagikan masker.

"Semua jajaran di setiap kabupaten dan kota sudah berkoordinasi dan siap menyikapi efek dari abu gunung Kelud," jelasnya.

Read more

Lampu Gantung Tembaga

Kerajinan lampu gantung tembaga. Bahan: lempeng tembaga, teknik: tempa. Model lampu ini terkesan bergaya antik, cocok untuk hiasan bangunan dengan corak arsitek bergaya tradisional atau pun modern. Tersedia pilihan motif finishing: antik, natural, dll. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium, lampu hias tembaga.
Read more

Vas Tembaga

Mungkin Anda sudah tidak asing dengan vas tanah liat ataupun gerabah. Bagaimana dengan vas tembaga, barangkali pilihan vas tembaga akan menjadi alternatif yang menarik. Jika dilihat dari sisi material, tembaga selalu memberikan kesan elegan, bentuknya juga dapat menyesuaikan dengan selera yang kita minati. Ini adalah salah satu model produksi kami. Selain model ini, masih banyak pilihan model lain yang menarik. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

Vas Bunga Tembaga

Vas Bunga model kodok. Material dari tembaga dengan motif pita emas pada leher vas. Ukuran dapat menyesuaikan dengan permintaan pesanan. Teknik pengerjaan dengan ditempa. Tersedia aneka model dan ukuran vas tembaga. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

Kerajinan Vas Tembaga

Vas bunga dari bahan tembaga ini terkesan elegan. Dengan motif balutan pita emas pada bagian atas (leher vas) yang menambah sisi kemewahan. Terbuat dari lempeng tembaga dengan proses tempa yang sangat membutuhkan ketelitian. Tersedia bermacam-macam pilihan model. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

Kerajinan vase Tembaga

Vas tembaga minimalis. Terbuat dari tembaga dengan aksen motif pita emas. Cocok untuk properti hotel (terkesan elegan),  bisa juga untuk meja restoran, atau bahkan rumah pribadi. Menerima pesanan segala model sesuai permintaan. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

Lampu Sangkar

Lampu sangkar, ya, begitu kami menyebutnya. Dinamakan lampu sangkar karena bentuknya yang mirip sangkar ayam. Terbuat dari tembaga dengan bagian dalam terbuat dari fiber glass. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

Lampu Sangkar tembaga

Lampu sangkar gantung, model lain dari lampu sangkar produksi kami. Tersedia beraneka macam pilihan warna dan model selain gantung. Terbuat dari tembaga dan material tambahan fiber glass pada bagian dalam. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

Lampu Dinding 1

Lampu dinding tembaga. Finishing: motif tembaga antik. Memberi kesan antik/unik pada rumah hunian anda. Lampu dinding ini juga cocok untuk hotel-hotel, restoran, dll. Menerima pesanan lampu hias dengan model sesuai permintaan. Lampu hias tembaga. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

Lampu Dinding Tembaga 2

Lampu dinding tembaga. Finishing: motif tembaga antik. Keberadaan lampu hias ini dapat memberi kesan mewah pada rumah anda. Lampu dinding ini juga cocok untuk kebutuhan hotel-hotel, rumah makan mewah, dll. Menerima pesanan lampu hias dengan desain dan model sesuai permintaan. Lampu hias tembaga. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.

Read more

Lampu Dinding Tembaga 3

Lampu dinding tembaga kerucut. Material: tembaga (tempa). Proses pengerjaan teknik tempa, yaitu lempengan logam tembaga dipotong lalu ditempa/diukir sampai berbentuk kap lampu dinding. Tersedia model dan ukuran yang beragam. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium. 
Read more

Lampu Gantung Tembaga 1

Lampu Gantung Tembaga. Material: tembaga, finishing: etnik. Lampu gantung ini sebenarnya perpaduan model antik dengan sedikit sentuhan modern. Menerima pesanan lampu dengan desain model sesuai permintaan. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

Lampu Taman

Lampu taman. Material: tembaga, fiber glass. Selain corak seperti pada contoh gambar, kami juga melayani pemesanan lampu tembaga dengan desain dan model seuai kebutuhan. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

Lampu Dinding Tembaga 4

Lampu dinding tempel. Material: tembaga + fiber glass. Finishing: antik. Dimensi: customized. Kerajinan logam tembaga kuningan alumunium.
Read more

JENIS-JENIS LOGAM

JENIS-JENIS LOGAM
Bumi mengandung sektiar seratus unsur yang berbeda, yang telah ditemukan manusia, zat yang tidak merupakan campuran bahan lain. Lebih dari 70 unsur-unsur tersebut adalah logam. Logam tersebut seperti emas, tembaga, timah dan besi. Sedangkan 20 persen unsur adalah non-logam, dan sisanya adalah unsur antara logam dan non-logam. Inilah beberapa diantaranya yang merupakan unsur-unsur logam :

Alumunium
Ciri-ciri Alumunium : Ringan dan lembek. Dapat dibentuk menjadi logam campuran yang ringan dan kuat yang digunakan untuk kaleng minuman, badan pesawat, kertas alumunium keperluan dapur, dan kabel tegangan tinggi.

Tembaga
Ciri-ciri tembaga : Penghantar panas dan listrik yang baik. Digunakan untuk kabel dan pipa air.

Emas
Ciri-Ciri Emas : Lembek, amat berat dan mudah ditempa menjadi lempengan tipis. Tidak berkarat, dan seringkali digunakan untuk dijadikan sebagai perhiasan dan lapisan yang berkilau.

Besi
Ciri-ciri Besi : Lembek bila murni, tetapi amat kuat jika dibuat menjadi baja. Mudah berkarat, terutama bila terkena udara dan kelembapan.

Timbal
Ciri-ciri Timbal : Lembek dan berat. Digunakan dalam bentuk lembaran untuk atap kedap air, dan beracun.

Magnesium
Ciri-ciri Magnesium : Dapat membentuk logam campuran yang ringan namun kuat bila dicampur dengan alumunium dan zink yang digunakan untuk membuat pesawat dan mobil. Magnesium murni dapat menghasilkan pijar putih yang cerah dan digunakan sebagai kembang api.

Air Raksa
Ciri-ciri Air Raksa : Cair pada suhu ruangan. Berat dan beracun. Digunakan dalam saklar suhu, pestisida dan termometer.

Nikel
Ciri-ciri Nikel : Tidak mudah bernoda atau berkarat dan bersifat magnetis. Digunakan sebagai campuran besi dan baja untuk membuatnya menjadi lebih kuat dan lebih tahan karat. Nikel juga digunakan untuk membuat uang logam.

Platina
Ciri-ciri Platina : Mudah dibentuk. Tidak berkarat. Digunakan sebagai perhiasan dan katalisator pada knalpot untuk mengurangi polusi.

Perak
Ciri-ciri Perak : Terutama digunakan sebagai obyek hiasan dan fotografi. Lama-kelamaan bernoda bila terkena udara, menjadi buram, dan akhirnya menjadi hitam.

Timah
Ciri-ciri Timah : Tidak berkarat. Terutama digunakan sebagai pelapis untuk menghindarkan karat, dan juga dicampur dengan timbel untuk dibuat solder.

Tungsten
Ciri-ciri Tungsten : Kuat dan keras. Digunakan untuk kabel pijar pada bola lampu dan dalam baja khusus untuk membentuk ujung pemotong pada gergaji dan bor.

Uranium
Ciri-ciri Uranium : Logam radioaktif yang langka dan biasa digunakan untuk menghasilkan energi dalam reaktor nuklir.

Zink
Ciri-ciri Zink : Logam berwarna buram yang digunakan sebagai logam pelapis pada baja dengan cara menyepuh (galvanisasi) untuk menghindarkan karat.

sumber: livean.com
Read more

Macam-macam bahan logam (materials metals)

Macam-macam bahan logam (materials metals)
1. Besi (Iron)
Besi kasar yang diperoleh melalui pencairan didalam dapur tinggi dituangkan kedalam cetakan yang berbentuk setengah bulan dan diperdagangkan secara luas untuk dicor ulang pada cetakan pasir yang disebut sebagai “Cast Iron” (besi tuang) sebagai bahan baku produk, dimana besi tuang akan diproses menjadi baja pada dapur-dapur baja yang akan menghasilkan berbagai jenis baja.

2. Tembaga (Copper)
Tembaga murni digunakan secara luas pada industri perlistrikan, dimana salah satu sifat yang baik dari Tembaga (Copper) ialah merupakan logam conductor yang baik (Conductor Electricity) kendati tegangannya rendah. Pada jenis tertentu tembaga dipadukan dengan seng sehingga tegangannya menjadi kuat, paduan Tembaga Seng ini yang dikenal dengan nama Kuningan (Brass), atau dicampur Timah (Tin) untuk menjadi Bronze. Brass diextrusi kedalam berbagai bentuk komponen peralatan listrik atau peralatan lain yang memerlukan ketahanan korosi. Produk Brass yang berbentuk lembaran (sheet) sangat liat, dibentuk melalui pressing dan deep-drawing. Bronze yang diproduksi dalam bentuk lembaran memiliki tegangan yang cukup baik dan sering ditambahkan unsur Phosporus yang dikenal dengan Phosphor-Bronze.

3. Timah hitam atau Timbal (Lead)
Timah hitam atau Timbal (Lead) memiliki ketahanan terhadap serangan bahan kimia terutama larutan asam sehingga cocok digunakan pada Industri Kimia. Bahan Timah Hitam (Plumber) juga sering digunakan sebagai bahan flashing serta bahan paduan solder Juga digunakan sebagai lapisan bantalan paduan dengan penambahan free-cutting steel akan menambah sifat mampu mesin (Machinability).

4. Seng (Zinc) Seng (Zinc)
dipadukan dengan tembaga akan menghasilkan kuningan (Brass). Dengan menambah berbagai unsur bahan ini sering digunakan sebagai cetakan dalam pengecoran komponen Automotive. Seng (Zinc) digunakan pula untuk tuangan sell battery serta bahan galvanis untuk lapisan anti karat pada baja.

5. Aluminium (Aluminium)
Paduan Alumunium (Aluminium Alloy) digunakan sebagai peralatan aircraft, automobiles serta peralatan teknik secara luas karena sifatnya yang kuat dan ringan. Aluminium juga digunakan secara luas sebagai bahan struktur peralatan dapur saerta berbagai pembungkus yang tahan panas.

6. Nickel dan Chromium (Nickel and Chromium)
Nickel dan Chromium (Nickel and Chromium) digunakan secara luas sebagai paduan dengan baja untuk memperoleh sifat khusus juga digunakan sebagai lapisan pada berbagai logam.

7. Titanium (Ti) Titanium (Ti)
logam dengan warna putih kelabu dengan kekuatan setara baja dan stabil hingga temperature 4000C memiliki berat jenis 4,5 kg/dm3. Titanium digunakan sebagai pemurni baja.






sumber:teknikmesin.net
Read more

Potensi kerajinan logam tembaga yang menawan

Kerajinan merupakan produk dari UKM yang paling diandalkan untuk ekspor ke Luar negeri. Kebanyakan kerajinan dipengaruhi oleh herritage yang merupakan warisan budaya dari suatu masyarakat setempat. Sebagai contoh misalnya kerajinan batik yang mempunyai corak sendiri-sendiri tergantung darimana asal dan budaya yang mempengaruhi.

Seperti halnya Kerajinan Tembaga dan Kerajinan Kuningan yang berasaldari Boyolali. Jarak sentra kerajinan dari Kota Boyolali sekitar 12 km atau ± 40 km dari Kota Solo. Infrastruktur jalan menuju sentra kerajinan sudah cukup bagus, khususnya jalan antara Solo ke Boyolali. Dari Pusat kota Boyolali menuju ke sentra kerajinan, anda akan melewati medan jalan yang umumnya menanjak, hal ini dikarenakan letaknya di lereng gunung Merbabu.

Sebenarnya selain desa Cepogo, terdapat satu lagi desa di sebelahnya, yang termasuk sentra Kerajinan Kuningan yaitu desa Tumang. Di kedua desa inilah terpusatnya sentra Handicraft , khususnya untuk produk cenderamata, dan interior ornament .

Sentra Kerajinan Tembaga ini sudah ada sejak jaman raja-raja Mataram, untuk mensuplai kebutuhan barang-barang tembaga dari keraton maupun rakyat di luar keraton, yang umumnya hanya untuk barang kebutuhan sehari-hari (alat-alat dapur).

Kerajinan Logam ini menampilkan karya seni relief kaligrafi dan gambar dengan berbagai motif dan tema yang pada umumnya hampir memiliki kesamaan dengan motif-motif relief lain terutama motif pada seni relief ukir.

Pada dasarnya fungsi dan kegunaan hasil Kerajinan Logam ini di gunakan sebagai ornamen untuk menghiasi suatu tempat atau memperindah suatu ruangan dengan tampilan warna kuning keemasan berkesan mewah.

Pada umumnya produk hasil Kerajinan Tembaga Kuningan handicraft khususnya ornamen interor dibeli oleh hotel untuk mempercantik interior mereka, adapula yang dibeli oleh perorangan, dan diekspor ke luar negeri. Harga hasil kerajinan handicraft ini relatif murah dan terjangkau karena berkisar antara 250 ribu sampai 1juta, tergantung dari ukuran dan tingkat kesulitan dalam pembuatannya.

Sebagian Kerajinan Tembaga Kuningan diekspor melalui konsultan luar negeri yang berkantor di Indonesia. Ini dimaksudkan agar transaksi lebih aman dari resiko klaim palsu, walaupun pemasukan lebih besar bila tanpa melewati konsultan.

Membutuhkan kerja ekstra keras bagi pemerintah maupun pelaku usaha kerajinan ini untuk memperkenalkan produk ini ketengah masyarakat. Mengingat kondisi resesi global yang tentunya mempenagruhi permintaan barang sekunder seperti produk kerajinan ini. Yang bisa dilakukan pemda setempat yaitu lebih banyak mengadakan event pameran produk andalan seperti yang telah dilakukan di tempat lain untuk mendongkrak permintaan domestik. Kerjasama pemerintah dengan para pengrajin mutlak diperlukan untuk menyelamatkan potensi kerajinan logam yang ada di daerah ini.

sumber : bisnisukm.com
Read more

Kerajinan Tembaga

Potensi Kerajinan Logam Tembaga Yang Menawan

Kerajinan merupakan produk dari UKM yang paling diandalkan untuk ekspor ke Luar negeri. Kebanyakan kerajinan dipengaruhi oleh herritage yang merupakan warisan budaya dari suatu masyarakat setempat. Sebagai contoh misalnya kerajinan batik yang mempunyai corak sendiri-sendiri tergantung darimana asal dan budaya yang mempengaruhi.
Read more

Informasi Pengecoran Aluminium dan Info Tentang Pembentukan Aluminium

Aluminium adalah paduan paling umum yang digunakan dalam pengecoran logam. Ada beberapa alasan untuk ini, tapi yang utama tampaknya ketersediaan dan kualitas. Banyak kastor logam memiliki akses ke sejumlah besar aluminium dengan soda dan bir kaleng yang mereka menghancurkan dan mencair ke bawah. Aluminium memiliki beberapa properti yang diinginkan untuk kastor logam tidak peduli jika mereka adalah hobi, artis, atau apakah casting diperlukan bagian untuk perbaikan rumah. Banyak orang yang melemparkan aluminium juga suka paduan karena dapat digunakan dalam semua proses pengecoran berbagai yang memberikan berbagai kemungkinan. Aluminium adalah sering digunakan sebagai paduan praktek untuk waktu pertama kastor logam atau untuk kastor yang mencoba metode baru dan ide-ide.

Banyak dari tungku rumah kecil yang ditemukan di sebagian besar penggemar peleburan akan dapat dengan mudah melelehkan aluminium. Itu bahkan mungkin menggunakan arang meskipun banyak hanya menggunakan propana karena mereka memilikinya di tangan untuk paduan lain. Untuk menjalankan pertama Anda di casting, arang harus baik-baik saja.

Jika Anda memilih untuk menggunakan soda kaleng aluminium sumber Anda Anda akan perlu cukup banyak tergantung pada ukuran item yang akan dilemparkan. Pastikan untuk menghancurkan kaleng sebanyak mungkin sebelum menempatkan dalam wadah atau daerah lain yang akan digunakan untuk mencairkan paduan.

Karena proses pengecoran logam dapat digunakan dengan aluminium pilihan akan beristirahat dengan Anda. Ada tiga metode pengecoran dari banyak metode yang tersedia untuk aluminium yang tampaknya lebih dipilih oleh waktu kecil logam Kastor. Metode ini adalah pasir casting, casting busa yang hilang, dan investasi casting.

Ingat, meskipun, aluminium dapat digunakan dengan setiap metal casting proses jadi jangan takut untuk bereksperimen.

Pasir Casting

Pasir casting aluminium sangat umum dan cara yang populer untuk istirahat di tungku yang baru. Kastor menggunakan pasir yang dicampur dengan agen ikatan untuk membuat cetakan sekitar item yang akan dilemparkan. Item, atau pola, dihapus sangat hati-hati mengungkapkan cetakan. Jika akan ada ruang-ruang kosong apapun dalam produk jadi kemudian inti ditambahkan ke cetakan. Inti dapat dibuat dari pasir dan ditempatkan sehingga logam cair mengisi daerah cetakan di sekitarnya. Jadi, katakan Anda membuat bingkai foto yang Anda akan menempatkan sebuah kerucut di mana kaca akan jadi cair aluminium tidak akan mengisi daerah itu.

Banyak memilih untuk tidak menggunakan pengecoran pasir karena tidak memungkinkan untuk detail baik sedangkan pengecoran lain tidak, tapi sangat murah.

Hilang busa Casting

Kehilangan casting busa yang kadang-kadang disebut menguapkan casting. Casting busa yang hilang adalah bentuk pasir casting. Seluruh proses ini relatif murah dan bila digunakan dengan lama soda kaleng aluminium pengecoran ini cara besar pada anggaran. Salinan busa apa yang Anda inginkan untuk pemain dibuat dan dikelilingi oleh shell keramik. Anda akan menempatkan salinan di longgar pasir yang akan membantu untuk memegang berbentuk selama proses menuangkan. Aluminium cair dituangkan ke dalam cawan itu dimasukkan ke dalam salinan. Busa menguapkan dan aluminium menggantikan itu mengisi daerah di shell keramik. Menghapus shell akan mengungkapkan pengecoran aluminium. Metode ini sangat bagus untuk rincian halus tetapi salinan hilang untuk usia. Untungnya, busa tidak terlalu mahal.

Investasi Casting

Investasi casting biasanya digunakan oleh toko perhiasan karena memungkinkan coran tepat dengan penuh detail. Jenis pengecoran ini telah ada sejak zaman kuno di bawah nama lupa lilin pengecoran. Investasi casting melibatkan menciptakan salinan lilin yang kemudian ditutupi dalam bubur menciptakan sebuah shell, seperti jenis shell di hilang busa casting. Aluminium cair menggantikan lilin yang mencair di shell dan dapat dikumpulkan untuk digunakan kembali. Seniman dan kastor yang memerlukan presisi tinggi bagian mendukung teknik ini.

Mengingat jumlah pilihan yang menyajikan aluminium untuk kastor menemukan metode pengecoran yang tepat akan melibatkan beberapa waktu. Untuk membantu menentukan aluminium yang casting proses terbaik mempertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas dan biaya.

Banyak kastor logam menggunakan aluminium jauh lebih kemudian mereka menggunakan paduan lain seperti kuningan, tembaga, atau besi.


sumber : sumberdaya.web.id
Read more

Teknik Mesin Material

 Definisi Pengecoran Logam
I.1 Definisi Pengecoran
Proses pengecoran logam (casting) adalah salah satu teknik pembuatan produk dimana logam dicairkan dalam tungku peleburan kemudian dituangkan ke dalam rongga cetakan yang serupa dengan bentuk asli dari produk cor yang akan dibuat. Sebagai suatu proses manufaktur yang menggunakan logam cair dan cetakan, pengecoran digunakan untuk menghasilkan bentuk asli produk jadi. Dalam proses pengecoran, ada empat faktor yang berpengaruh atau merupakan ciri dari proses pengecoran, yaitu :
1.    Adanya aliran logam cair ke dalam rongga cetak.
2.    Terjadi perpindahan panas selama pembekuan dan pendinginan dari logam dalam cetakan.
3.    Pengaruh material cetakan.
4.    Pembekuan logam dari kondisi cair.

I.2  Klasifikasi Pengecoran                                                 
Klasifikasi pengecoran berdasarkan umur dari cetakan, ada pengecoran dengan cetakan nonpermanen/cetakan sekali pakai yang terbuat dari bahan pasir (expendable mold) dan ada pengecoran dengan cetakan permanen atau cetakan yang dipakai berulang-ulang kali yang biasanya dibuat dari logam (permanent mold) yang memiliki kegunaan dan keuntungan yang berbeda.
1 Pengecoran Permanen (Permanent Mold)
Pengecoran permanen menggunakan cetakan permanen (permanent mold) yaitu cetakan yang dapat digunakan berulang-ulang dan biasanya dibuat dari logam. Cetakan permanen yang digunakan adalah cetakan logam yang biasanya digunakan pada pengecoran logam dengan suhu cair rendah. Coran yang dihasilkan mempunyai bentuk yang tepat dengan permukaan licin sehingga pekerjaan pemesinan berkurang. Pengecoran permanen antara lain:
1.    Pengecoran Gravitasi (Gravity Permanent Mold Casting)
Pengecoran gravitasi adalah pengecoran dimana logam cair yang dituangkan ke dalam saluran masuk menggunakan gravitasi. Karena adanya tekanan gravitasi, cairan logam mengisi ke seluruh ruang dalam rongga cetakan.
2.    Pengecoran Cetak Tekan (Pressure Die Casting)
Pengecoran cetak tekan/tekanan adalah pengecoran dimana logam cair yang dituangkan ke dalam saluran masuk menggunakan bantuan tekanan dari luar.
3.    Pengecoran Sentrifugal (Centrifugal Die Casting)
Pengecoran sentrifugal adalah pengecoran yang menggunakan cetakan berputar, cetakan yang berputar akan menghasilkan gaya sentrifugal yang akan mempengaruhi kualitas coran. Coran yang dihasilkan akan memiliki bentuk padat, permukaan halus dan sifat fisik struktur logam yang unggul. Pengecoran sentrifugal biasanya digunakan untuk benda coran yang berbentuk simetris.
            2 Pengecoran Nonpermanen (Expendable Mold)
Pengecoran expendable mold menggunakan cetakan yang tidak permanen, hanya dapat digunakan satu kali. Perbedaan antara cetakan permanen dengan cetakan non-permanen terletak pada penggunaan bahan cetakan dimana cetakan permanen menggunakan logam dan cetakan non-permanen menggunakan pasir. Pengecoran cetakan pasir memberikan fleksibilitas dan kemampuan yang tinggi jika dibandingkan dengan cetakan logam. Pengecoran cetakan pasir memiliki keunggulan antara lain mudah dalam pengoperasiannya, biayanya relatif lebih murah dan dapat membuat benda dengan ukuran yang besar. Cetakan biasanya dibuat dengan memadatkan pasir. Pasir yang dipakai biasanya pasir alam atau pasir buatan yang mengandung tanah lempung. Cetakan pasir mudah dibuat dan tidak mahal. Pasir yang digunakan kadang-kadang dicampur pengikat khusus, misalnya air-kaca, semen, resin furan, resin fenol atau minyak pengering, karena penggunaan zat-zat tersebut memperkuat cetakan atau mempermudah operasi pembuatan cetakan. Logam yang dapat digunakan pada pengecoran ini adalah besi, baja, tembaga, perunggu, kuningan, aluminium ataupun logam paduan. Pengecoran non-permanen antara lain:

1.    Cetakan pasir basah (Green-Sand Mold), Cetakan ini dibuat dari pasir cetak basah. Cetakan pasir basah merupakan cetakan yang paling banyak digunakan. Prosedur pembuatan cetakan pasir basah dapat dilihat pada Gambar 2.1
2.  Cetakan kulit kering, cetakan kulit kering merupakan cetakan pasir yang menggunakan campuran pengikat. cetakan ini dapat memiliki kekuatan yang meningkat jika permukaan dalam cetakan dipanaskan atau di keringkan sebelum di tuangkan logam cair, cetakan kuit kering dapat diterapkan pada pengecoran produk-produk yang besar.

 3. Cetakan pasir kering (Dry-sand molds)
Cetakan dibuat dari pasir yang kasar dengan campuran bahan pengikat. Sebelum digunakan, cetakan ini  harus dipanaskan di dalam dapur karena tempat cetakan terbuat dari logam. Cetakan pasir kering tidak menyusut jika terkena panas dan bebas dari gelembung udara. Cetakan pasir kering banyak digunakan pada pengecoran baja.
4.    Cetakan Lempung (Loam molds), Cetakan ini digunakan untuk benda cor yang kasar. Kerangka cetakan terdiri dari batu bara atau besi yang dilapisi dengan lempung dimana permukaannya diperhalus. Selanjutnya cetakan dikeringkan agar kuat menahan beban logam cair. Pembuatan cetakan lempung memakan watu yang lama sehingga agak jarang digunakan.
5.    Cetakan furan (Furan molds)
Pada cetakan ini, pasir kering dan tajam dicampur dengan asam fosfor. Kemudian resin furan ditambahkan secukupnya dan campuran diaduk hingga mesin merata. Langkah selanjutnya, pasir dibentuk dan dibiarkan mengeras, biasanya dibutuhkan waktu 1 atau 2 jam agar bahan cukup keras. Pasir resin furan dapat digunakan sebagai dinding atau permukaan pada pola sekali pakai.
6.    Cetakan CO2
Pasir yang bersih dicampur dengan natrium silat dan campuran dipadatkan di sekitar pola. Kemudian dialirkan gas CO2 dan campuran tanah akan mengeras. Cetakan CO2 diterapkan untuk bentuk yang rumit dan dapat menghasilkan permukaan yang licin. Pasir cetak yang digunakan harus memiliki bentuk dan ukuran yang halus dan bulat serta memiliki syarat-syarat sebagai berikut :
a.    Kemampuan pembentukan adalah sifat ini memungkinkan pasir cetak bisa mengisi semua sisi dan ujung dari pola sehingga menjamin bahwa hasil coran memiliki dimensi yang benar.
b.    Plastisitas adalah bisa bergerak naik maupun turun mengisi rongga-rongga yang kosong.
c.    Kekuatan basah adalah kekuatan ini menjamin cetakan tidak hancur/rusak ketika diisi dengan cairan logam ataupun ketika dipindah-pindahkan.
d.     Kekuatan kering adalah kekuatan yang diperlukan pada saat cetakan mengering karena perpindahan panas dengan cairan logam.
e.    Permeabilitas adalah kemampuan cetakan untuk membebaskan udara panas dan gas dari dalam cetakan selama operasi pengecoran melalui celah-celah pasir cetak. (Surdia, Tata., Teknik Pengecoran Logam, 1992)

sumber : baim7ulu.blogspot.com
Read more
 
Seni Kriya Logam Copyright © 2010 Templatemo | Converted into Blogger Template by BloggerTheme